Minggu, 08 Juli 2018

Mid-Term Test 2


PURWOREJO MUHAMMADIYAH UNIVERSITY
ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT
=================================================================
ENGLISH-INDONESIAN TRANSLATION
MID-TERM TEST
------------------------------------------------------------
This is an open-booked exam


A. You are supposed to have read the first chapter of John Steinbeck’s Of Mice and Man. Read the following sentences, and then focus on the underlined phrases in order that you can choose one of the most acceptable Indonesian equivalence, (A), (B), (C), or (D), by putting a cross.

1. Lennie hesitated, backed away, looked wildly at the brush line as though he contemplated running for his freedom.
(A) seperti ia bersemedi untuk melarikan diri
(C) seolah ia berniat untuk melarikan diri
(B) seolah ia bersemedi untuk melarikan diri
(D) seperti ia berniat untuk melarikan diri

2. George said coldly, “You gonna give me that mouse or do I have to sock you?”
(A) aku harus memukul mu
(C) aku pasti memukul mu
(B) aku pasti memberi mu kaos  kaki
(D) aku harus memberimu kaos kaki

3. George’s hand remained outstretched imperiously.
(A) belum terulur anggun
(C) masih terulur anggun
(B) masih terulur kaku
(D) belum terulur kaku

4. Slowly, like a terrier who doesn’t want to bring a ball to its master, Lennie approached, drew back, approached again.
(A) seperti seorang pemburu yang tidak mau membawakan sebuah bola
(C) seperti seorang pemburu yang tidak mau merebut sebuah bola
(B) seperti seekor anjing pemburu yang tidak mau merebut sebuah bola
(D) seperti seekor anjing pemburu yang tidak mau membawakan sebuah bola

5. George snapped his fingers sharply, and at the sound Lennie laid the mouse in his hand.
(A) lalu menjelang ketika bunyi terdengar
(C) lalu tepat ketika bunyi terdengar
(B) lalu tepat ketika bunyi tersebar
(D) lalu menjelang ketika bunyi tersebar

B. You are supposed to have read the first chapter of John Steinbeck’s Of Mice and Man. Read the following sentences, and then choose one of the most acceptable Indonesian equivalence, (A), (B), (C), or (D), by putting a cross.

6. From the darkness Lennie called, “George—you asleep?”
(A) Dari kegelapan Lennie memanggil, “George … kau sudah mengantuk?”
(C) Dari kegelapan Lennie memanggil, “George … kau belum tidur?”
(B) Dari kegelapan Lennie memanggil, “George … kau sudah tidur?”
(D) Dari kegelapan Lennie memanggil, “George … kau belum mengantuk?”






7. George turned the bean cans so that another side faced the fire.
(A) George membalik kaleng-kaleng buncis sehingga sisi lain kaleng-kaleng tersebut mendekati ke api.
(C) George membalik kaleng-kaleng kacang sehingga sisi lain kaleng-kaleng tersebut menghadap ke api.
(B) George membalik kaleng-kaleng kacang sehingga sisi lain kaleng-kaleng tersebut mendekati ke api.
(D) George membalik kaleng-kaleng buncis sehingga sisi lain kaleng-kaleng tersebut menghadap keapi.

8. He pretended to be unaware of Lennie so close beside him.
(A) Ia berpura-pura tahu ada Lennie yang begitu dekat di sampingnya.
(C) Ia berpura-pura tidak tahu ada Lennie yang tidak begitu dekat di sampingnya.
(B) Ia berpura-pura tidak tahu ada Lennie yang begitu dekat di sampingnya.
(D) Ia berpura-pura tahu ada Lennie yang tidak begitu dekat di sampingnya.

9. Lennie avoided the bait.
(A) Lennie tak menghiraukan rayuan George.
(C) Lennie tak menghiraukan rengekan George.
(B) Lennie menghiraukan rayuan George.
(D) Lennie menghiraukan rengekan George.

10. He had sensed his advantage.
(A) Ia mulai memikirkan kemenangannya.
(C) Ia mulai merasakan kemenangannya.
(B) Ia mulai merasakan kekalahannya.
(D) Ia mulai memikirkan kekalahannya.

C. You are supposed to have read George Orwell’s Why I Write. Read the following sentences, and then choose one of the most acceptable Indonesian equivalence, (A), (B), (C), or (D), by putting a cross.

11. I knew that I had a facility with words and a power of facing unpleasant facts, and I felt that this created a sort of private world in which I could get my own back for my failure in everyday life.
(A)Saya tahu bahwasaya lemah bermain dengan kata-kata dan kuat menghadapi kenyataan pahit, dan saya merasa ini menciptakan suatu dunia pribadi untuk saya sendiri tempat saya menebus kegagalan saya dalam kehidupan sehari-hari,
(C) Saya tahu bahwa saya mahir bermain dengan kata-kata dan kuat menghadapi kenyataan pahit, dan saya merasa ini menciptakan suatu dunia pribadi untuk saya sendiri tempat saya menebus kegagalan saya dalam kehidupan sehari-hari,
(B)Saya tahu bahwa saya lemah bermain dengan kata-kata dan kuat menghadapi kenyataan pahit, dan saya merassa ini menciptakan suatu dunia pribadi untuk saya sendiri tempat saya menangisi kegagalan saya dalam kehidupan sehari-hari,
(D) Saya tahu bahwa saya mahir bermain dengan kata-kata dan kuat menghadapi kenyataan pahit, dan saya merassa ini menciptakan suatu dunia pribadi untuk saya sendiri tempat saya menangisi kegagalan saya dalam kehidupan sehari-hari,






12. Nevertheless the volume of serious — i.e. seriously intended — writing which I produced all through my childhood and boyhood would not amount to half a dozen pages.
(A) Namun, berjilid-jilid tulisanya itu –- sungguh-sungguh diniatkan –- yang belum saya hasilkan selama masa kecil dan masa remaja saya akan cukup mengisi setengah lusin halaman.
(C) Namun, berjilid-jilid tulisanya itu –- sungguh-sungguh diniatkan –- yang belum saya hasilkan selama masa kecil dan masa remaja saya tidak akan cukup mengisi setengah lusin halaman.
(B) Namun, berjilid-jilid tulisanya itu –- sungguh-sungguh diniatkan –- yang saya hasilkan selama masa kecildan masa remaja saya akan cukup mengisi setengah lusin halaman.
(D) Namun, berjilid-jilid tulisanya itu –- sungguh-sungguh diniatkan –- yang  saya hasilkan selama masa kecil dan masa remaja saya tidak akan cukup mengisi setengah lusin halaman.

13. I wrote my first poem at the age of four or five, my mother taking  it down to dictation.
(A) Syair saya yang pertama ketika saya berumur empat atau lima tahun, ibu saya menjelaskan apa yang saya ucapkan.
(C)Cerita saya yang pertama ketika saya berumur empa tatau lima tahun, ibu saya menjelaskan apa yang saya ucapkan.
(B) Syair saya yang pertama ketika saya berumur empat atau lima tahun, ibu saya menuliskan apa yang saya ucapkan.
(D)Cerita saya yang pertama ketika saya berumur empat  atau lima tahun, ibu saya menuliskan apa yang saya ucapkan.

14. I cannot remember anything about it except that it was about a tiger and the tiger had ‘chair-like teeth’ — a good enough phrase, but I fancy the poem was a plagiarism of Blake's ‘Tiger, Tiger’.
(A) Saya tidak ingat lagi apa-apa mengenai syair itu, kecuali disitu ada kata-kata seekor harimau dan harimau ini “bergigi seperti kursi” –- ungkapan yang sangat bagus, tetapi saya kira syair itu adaptasi syair Blake “Harimau, Harimau.”
(C) Saya tidak ingat lagi apa-apa mengenai syair itu, kecuali disitu ada kata-kata seekor harimau dan harimau ini “bergigi seperti kursi” –- ungkapan yang sangat bagus, tetapi saya kira syair itu jiplakan syair Blake “Harimau, Harimau.”
(B) Saya tidak ingat lagi apa-apa mengenai syair itu, kecuali disitu ada kata-kata seekor harimau dan harimau ini “bergigisepertikursi” –- ungkapan yang cukup bagus, tetapi saya kira syair itu adaptasi syair Blake “Harimau, Harimau.”
(D) Saya tidak ingat lagi apa-apa mengenai syair itu, kecuali disitu ada kata-kata seekor harimau dan harimau ini “bergigi seperti kursi” –- ungkapan yang cukup bagus, tetapi saya kira syair itu jiplakan syair Blake “Harimau, Harimau.”

15. At eleven, when the war or 1914-18 broke out, I wrote a patriotic poem which was printed in the local newspaper, as was another, two years later, on the death of Kitchener.
(A) Padaumursebelastahun, ketikaperang 1914-1918 pecah, sayahasilkansebuahsyairperjuangan, yang dimuatdalammajalahseempat, danduatahunkemudiansebuahsyairlagi, waktu Kitchener meninggal.
(C) Padaumursebelastahun, ketikaperang 1914-1918 pecah, sayahasilkansebuahsyairperjuangan, yang dimuatdalamsuratkabarseempat, danduatahunkemudiansebuahsyairlagi, waktu Kitchener meninggal.
(B) Padaumursebelastahun, ketikaperang 1914-1918 berakhir, sayahasilkansebuahsyairperjuangan, yang dimuatdalammajalahseempat, danduatahunkemudiansebuahsyairlagi, waktu Kitchener meninggal.
(D) Padaumursebelastahun, ketikaperang 1914-1918 berakhir, sayahasilkansebuahsyairperjuangan, yang dimuatdalamsuratkabarseempat, danduatahunkemudiansebuahsyairlagi, waktu Kitchener meninggal.

D. Dealing with transposition, which one is more acceptable translation? Explain or give the reason of your choice!
(SL) Some species are very large indeed and the blue whale, which can exeed 30 m in length, is the largest animal to have live on earth. Superficially, the whale looks rather like a fish, but there are important differences in its external structure: its tail consists of a pair of broad, flat, horizontal paddles (the tail of a fish is vertical) and it has a single nostril on the top of its large, broad head.
(TL-1) Beberapa spesies sangatlah besar dan paus biru, yang bisa mencapai panjang lebih dari 30 meter, adalah binatang terbesar yang pernah hidup di bumi. Sepintas ikan paus tampak mirip ikan biasa, namun bila dicermati terdapat perbedaan pokok pada struktur luarnya: ekornya terdiri dari sepasang “sirip” lebar, pipih, dan mendatar (ekor ikan tegak) dan ia mempunyai satu lubang hidung di atas kepalanya yang besar dan lebar.
(TL-2) Beberapa spesies sangatlah besar. Ikan paus biru, yang bisa mencapai panjang lebih dari 30 meter, adalah binatang terbesar yang pernah hidup di bumi. Sepintas ikan paus tampak mirip ikan biasa, namun bila dicermati terdapat perbedaan pokok pada struktur luarnya. Ekornya terdiri dari sepasang “sirip” lebar, pipih, dan mendatar (sementara ekor ikan biasa tegak) dan ia mempunyai satu lubang hidung di atas kepalanya yang besar dan lebar.

--- good luck! ---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Modern English

Handout of Modern English Adjective Clause