Cultural Equivalent :
SL: Minggu depan Jaksa
Agung akan berkunjung ke Swiss.
TL: Nextweek the Attorney
General will visit Switserland.
SL: I answered with the
term I’d always wanted to employ. “Sonovabitch.”
TL: Aku menjawab dengan
istilah yang sejak dulu sudah hendak kugunakan. “Si Brengsek.”
Descriptive Equivalent
& Componential Analysis
Descriptive Equivalent:
SL: samurai
TL1: kaum bangsawan
TL2: aristokrat Jepang
pada abad XI sampai XIX yang menjadi pegawai pemerintahan
Componential Analysis:
SL: Gadis itu menari
dengan luwesnya.
TL: The girl is dancing
with great fluidity and grace.
Synonym & Official
Translation:
Synonym :
SL: What a cute baby
you’ve got!
TL: Alangkah lucunya bayi
Anda!
Official Translation :
SL: read-only memory
TL: memori simpan tetap
Reduction & Extension :
Reduction SL: automobile
TL: mobil
Extension SL: whale
TL: ikan paus
Addition :
SL: The skin, which is
hard and scaly, is greyish in color, thus helping to camouflage it from
predator when underwater.
TL: Kulitnya, yang keras
dan bersisik, berwarna abu-abu. Dengan demikian, kulit itu membantunya
berkamuflase, menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan untuk menyelamatkan
diri dari predator, hewan pemangsa, jika berada di dalam air.
Omission or Deletion :
SL: “Sama dengan raden
ayu ibunya,” katanya lirih.
TL: “Just like her
mother,” she whispered.
Modulation :
SL: I broke my leg.
TL: Kakiku Patah.
SL: Tiada banding!
TL: There was no
comparison.
SL: It doesn’t seem
unlikely that the company will get bankrupt in three years.
TL: Sepertinya perusahaan
itu mungkin akan bankrupt dalam tiga tahun mendatang.
Grammatical Equivalence :
- In translating from SL into TL you
must take into consideration the grammatical equivalence between the two
languages.
- When there are similarities between
the SL and TL grammatical patterns translation would be easy. However,
when differences occur translation would be difficult. The problem gets
even more when you translate Indonesian sentences/text into English.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar